Oh Tuhan…
ini nyata, kulihat dengan mata kepalaku sendiri
melihat mereka membunuh kawan-kawanku (kami) 
mereka memutus penyambung nyawa kawan-kawanku (kami)

Oh Tuhanku yang Maha Kaya
jika Kau  maha kaya mengapa Kau tak menjadikan kami mampu?
mampu merasakan kekayaan seperti yang mereka rasakan

lihatlah Tuhan
anak-anak negeri ini
Indonesiaku!
lihatlah!

sebagian dari mereka harus jahat untuk dapat bertahan hidup di BumiMu
bukankah Kau Maha Kaya?
mengapa Kau biarkan mereka mengotori bumiMu dengan dosa atas kejahatannya?
dan sebagian ada yang bangga, bertitelkan pendidikan melipat harta rakyat negeri ini
mengapa Kau biarkan mereka mengotori bumiMu dengan dosa atas kejahatannya?
ini terjadi di bumiMu, Tuhan!
di bumiMu!

dan kali ini hanya untuk mereka para koruptor!
kali ini saja, ijinkan aku mengutuk mereka (koruptor)
mengutuk manusia yang berpendidikan namun tidak terdidik!

K O R U P T O R !
berdasikan pengkhianatan! berjaskan kemunafikan!
pembunuh dingin yang licin bak belut, sukanya berkelit! 
pembunuh kami, rakyat negeri ini
membunuh kami dengan kata-kata manisnya
membunuh kami dengan kepintarannya
membunuh kami dengan sejuta alasan yang tak kami mengerti!

mereka ingin kaya! punya uang , mobil, blackberry, rumah triliunan rupiah, hektaran tanah, investasi usaha!
KAMI JUGA! KAMI INGIN KAYA!

perkenankan doa kami, Tuhan..
para Pak Koruptor, Bu Koruptor..
anda ingin kaya? KAMI JUGA!
kalian membunuh kami supaya kalian bisa kaya,
apakah kami harus membbnuh kalian supaya kami bisa kaya seperti kalian juga?

tapi, kami masih punya iman! masih ada pelita kecil dihati kami!
Tuhan masih membersamai kami
haruskah kami membunuh kalian?

biarlah, kali ini, dibumi Tuhan..
kami tukar hak hidup layak kami dengan tuba atas pembunuhan kalian terhadap kami!
biarkan kami tukar kehidupan kami saat ini, dengan kehidupan kalian dimasa yang akan datang

bairlah kami menyaksikan wajah pucat basi kalian saat hari perhitungan tiba,
biarlah..
berbuat semau kalian saja!
kami tak peduli!
kami sudah cukup bersahabat dengan kemiskinan ini!
kami terbiasa dengan kesederhanaan ini!
kami biasa!

oh Tuhan, untuk makhlukMu
si Koruptor itu
berikanlah hati yang baru, jika memang hati mereka yang dulu telah mati
berikanlah mata yang baru, jika memang mata mereka yang dulu telah buta
sayangilah mereka, seperti Kau menyayangi kami..
aamiin..

“Alloh tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum itu tidak mau merubahnya sendiri”