Bismillahirrohmaanirrohiim..

Ahad 18/03/12, ingin memulai lagi menulis. Menulis apa saja yang bisa ditulis, semoga memberi inspirasi paling tidak untuk diri sendiri. Sekarang saya ingin bercerita tentang kegiatan kami (Relawan Siaga Nusantara Rumah Zakat). Kemarin sabtu 17/03/12 disore yang sayu bergelar karpet hijau ciptaan Tuhan kami memulai syuro’ (rapat) mengenai kelangsungan hidup relawan dan adik-adik asuh. Dipimpin oleh Akh Kus diawali dengan do’a dan salam semangat RELAWAN TETAP SEMANGAT MEMBERI KONTRIBUSI!, syuro’ pun berlangsung khidmat disertai rintik hujan yang membasuh kelelahan setelah seharian beraktivitas. Hasil dari agenda syuro’ dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Penyampaian program kerja, nama dan status baru untuk relawan, menjadi Relawan Siaga Nusantara. Dimana kami relawan Jember include dibawah Naungan Rumah Zakat Cabang Malang.
  2. Pembuatan dan pemesanan Jaket Relawan Regional Jawa Timur.
  3. Membahas kelangsungan hidup relawan dan adik-adik asuh.
  4. Menyebarkan brosur “Inovasi Sedekah” kesetiap kost/rubin (rumah binaan)/kontrakan. Memanfaatkan barang-barang bekas untuk diberdayakan. Seperti kertas-kertas bekas yang dikumpulkan untuk dijual, kemudian hasil dari penjualan barang bekas tersebutpun akan digunakan untuk modal kembali mengasuh adik-adik, dan mengembangkan wirausaha lainnya yang telah disepakati.
  5. Membuat katalog pernak-pernik, jilbab, dll.
  6. Mengumpulkan botol/gelas plastik minuman bekas setiap ada acara di UKKI kampus untuk dijual.

Kurang lebihnya itulah hasil dari syuro’ yang romantis tersebut. Satu tanggapan dari seorang relawanwati mengenai hasil syuro’ poin ke 6, nyeletuk :

Penanggap : Lha, ngumpulin botol/gelas plastik minuman bekas selepas acara di kampus, sama kaya pemulung dong?

Kemudian dengan lembutnya Akh Kus (yang kami anggap sebagai sesepuh) mengatakan, Ukhtiy’s wa Akhiy’s kembali kita ingatkan “kita bekerja Lillah, kita bekerja untuk membuat Rosululloh tersenyum”. Kalimat tersebut selalu menusuk sendi-sendi “kefuturan” saya. Inilah yang membuat saya selalu bersemangat dalam wajiha ini, begitu berkesan karena selalu ada yang mengingatkan tentang visi dan misi, tentang tujuan yang sebenarnya, selalu ada kesempatan menyamakan pemahaman dalam bekerja untuk ummat. Wajiha inilah yang membuat saya merasa menjadi manusia yang berarti, saya merasa dibutuhkan, saya merasa semua orang tersenyum pada saya. Sejatinya sebuah kebahagiaan itu muncul sebab dari akibat kebahagiaan yang kita berikan (tularkan) terhadap orang lain, sehingga menjadi siklus kebahagiaan dengan berjuta rajutan benang cerita yang luar biasa. Begitulah, yang saya rasakan setelah bergelut di wajiha ini. Ukhuwah yang indah.. baik sesama relawan, karyawan, maupun member Rumah Zakat.

Yaa Alloh, terima kasih atas kesempatan ini, kesempatan bertemu dengan saudara-saudara yang luar biasa, kesempatan untuk lebih dekat mengenalMu lewat senyum para member, terlebih untuk kesempatan dimana saya merasa menjadi manusia yang berarti yang dibutuhkan oleh banyak orang. Terima kasih yaa Robb, terima kasih )).