subhanalloh… Alloh memudahkan langkah saya pagi tadi pada pengajian isra’ mi’raj di FKG.
ternyata Alloh ingin menyampaikan sesuatupada saya. poin yang saya dapat dari kajian itu adalah :

  1. saya tidak jadi menggugat Alloh karna keputusanNya. kegelisahan, keputusasaan saya terjawab di QS. Al-Baqoroh : 153 “wahai orang-orang yang beriman!mohonlah pertolongan (kepada Alloh) dengan sabar dan sholat. sungguh, Alloh beserta orang-orang yang sabar”. subhanalloh itulah yang saya lupa ketika saya benar-benar merasa terpuruk. ketika Alloh memberi pilihan yang membuat hati saya hancur, ketika saya hampir terjatuh dijurang keputusasaan. ini lah yang terbaik. YA INILAH YANG TERBAIK! saya percaya. Alloh maha tau segala yang terbaik buat saya, sekarang saya harus bisa lebih peka lagi dengan jalan yang Alloh pilihkan. harus pandai-pandai mencari hikmah dari setiap kejadian. yang baik menurut saya belum tentu baik menurut Alloh. yang buruk menurut saya, bisa jadi itu yang terbaik yang dipiliaakn Alloh. intinya semua yang terjadi, semua keputusan Alloh, itulah yang terbaik untuk saya. saya yakin!! saya percaya!!
    maafin Nie yaa Alloh, udah menggugat Alloh, udah minta yang nggak-nggak sama Alloh. udah nuduh Alloh sembarangan.. maafin Nie Alloh😦. maaf yaa..
  2. yaa, teruntuk dia. detik ini saya sangat merasa bersyukur sekali karna dia masih bertahan dengan sikap saya yang terlampau kejam ini. saya tau dia tidak bisa menepati janjinya seprti yang diucapkannya. tapi dia kan sudah berusaha menepati semuanya. kenapa saya selalu meminta lebih?? apa yang kurang dari dia?? dia bahkan lebih sabar menghadapi saya lebih dari dugaan saya. dia sangat sabar, mengahadapi keegoisan saya. dia selalu ada seperti yang dia janjikan (dia berusaha selalu ada). kenapa saya bodoh sekali tak menyadari hal itu?? dia sangat sabar, lebih dari dugaan saya.heii maafkan saya, saya tak cukup nyali untuk meminta maaf pada anda. anda begitu baik sekali pada saya. anda mau melakukan segala hal untuk saya. anda bersedia memberikan apapun yang saya minta. anda begitu baik. tak seharusnya anda mendapat perlakuan untuk saya. maafkan saya.. tetaplah bertahan untuk saya.

detik ini dia sedang menelpon saya, menanyakan segala keperluan dan kesiapan saya untuk berangkat kkl ke bali nanti. terima kasih yah… entahlah, kenapa saya begitu bodoh sekali baru menyadari semuanya saat ini😦.
Alloh terima kasih..